FT8
Tanpa kita sadari, data itu "berseliweran" di sekitar kita. Antar perangkat kita kini terhubung melalui jaringan nirkabel yang tidak kasat mata. Sinyal-sinyal radio itulah yang menghantarkan pesan informasi dari satu titik ke titik lainnya. Menyambungkan dari suatu perangkat ke perangkat lain. Lalu, menyambungkan hati ke hati.
Sebagai orang yang baru mengenal (atau mungkin tepatnya, mengenalkan diri) pada dunia radio amatir, saya merasas bahwa dunia ini adalah dunia yang membuka banyak dimensi kehidupan, dengan berbagai possibilities yang baru. Dan berbagai keseruan yang menanti.
Karena belum punya perangkat SDR yang proper, saya mencoba memulai eksplorasi terlebih dahulu dengan WebSDR. Cukup banyak mereka yang berbaik hati membuka akses SDR mereka untuk digunakan oleh publik. Salah satu website yang bisa digunakan untuk mencari SDR-SDR publik tersebut adalah WebSDR dan KiwiSDR.
Saya bereksperimen dengan Public SDR dari University of Twente, Belanda. Dengan melakukan tuning pada frekuensi 14074.00 KHz dan mode USB (mode modulasi SSB), mulai terdengar suara-suara aneh (mungkin yang pernah pakai modem Dial-Up akan familiar dengan suaranya). Suara-suara tersebut membawa data yang nanti akan di-decode.
Untuk "membawa" suara tersebut ke aplikasi decoding yang bernama wsjtx, suara dirouting menggunakan Virtual Sink dari PipeWire (untuk Linux; di Windows dapat menggunakan Virtual Cable) dengan cara playback dari browser diarahkan ke input sink tersebut, dan kemudian mengeset input wsjtx ke output dari sink tersebut. (Mungkin topik routing audio ini bisa jadi bahasan terpisah ya?). Jangan lupa mengeset mode wsjtx ke FT8, dan bila berhasil, maka pesan-pesan dalam FT8 akan mulai bermunculan!
Karena keterbatasan FT8 yang hanya memuat 13 karakter, maka kita harus kreatif dalam keterbatasan tersebut. Sehingga, pesannya bisa jadi terlihat cryptic, namun sebenarnya cukup mudah dipahami (tapi sulit diingat, mungkin). Bentuk pesan yang umum di FT8 bisa dilihat di sini (https://www.essexham.co.uk/ft8-basics-explained).
Banyak percakapan yang terjadi di frekuensi ini. Satu stasiun saling menyapa satu sama lain dengan berbagai percakapan. Ada yang merespon dengan kekuatan sinyal si lawan, atau mengucapkan RR73. Banyak berbagai jenis pesan yang dikirimkan di sini.
Bahkan bila kita lihat, ada pesan yang dikirimkan dari Jerman ke Haiti (walaupun saya tidak tahu pasti, 19 itu apakah kekuatan sinyal atau angka dengan makna lain). Tentu bukan effort yang mudah untuk menghubungi stasiun yang terpisahkan oleh jarak yang jauh dengan kondisi geografis yang menantang. Sehingga, ada kompetisi tersendiri untuk FT8, karena mengirimkan pesan ke jarak jauh, ditambah dengan low power atau mobile station, adalah tantangan tersendiri!
FT8 adalah salah satu hal menarik dari sekian luasnya dunia radio. Mari bereksplorasi dan terus belajar, sebagai rasa syukur dan kagum pada hebatnya alam semesta ini, dan juga mereka yang mengerahkan waktu, tenaga, dan sumber daya-nya untuk menciptakan teknologi canggih yang memikat rasa ingin tahu ini. Mari saling belajar, CMIIW!
Komentar
Posting Komentar